Tren Kecantikan serta Perawatan Diri Gen Z – Di tengah-tengah perkembangan tehnologi dan makin terbuka pada keanekaragaman, Generasi Z mengeksploitasi ide kecantikan dengan yang unik dan penuh kesadaran.
Mereka tidak cuma menjadi konsumen, tapi juga aktivis lingkungan yang perduli pada imbas produk kecantikan pada Bumi. Kesadaran akan ekologi sudah menjadi satu diantara aspek terpenting dalam proses pengambilan keputusan pembelian mereka.
Artikel berikut akan menelusuri sejumlah trend terbaru yang menarik hati Generasi Z dalam jalani ritus kecantikan mereka.

Make up Sebagai Seni Ekspresi

Generasi Z sudah mengganti pandangan mengenai make up. Mereka menyaksikan dandanan muka tidak cuma untuk alat sembunyikan tidak sempurnanya, tapi sebagai seni gesturf yang memungkinkan ekspresikan jati diri dan kreasi.
Mencuplik Vogue, make up dipandang tidak lagi cuma mengenai tutupi tidak sempurnanya, tetapi sebagai kanvas saat seorang dapat ekspresikan siapa dia sebetulnya.
Generasi Z kerap kali mengeksploitasi style dandanan yang berani dan tidak konservatif, seperti eyeshadow beragam warna, eyeliner grafis, dan lipstik berpigmen tinggi. Mereka memakai make up untuk alat rayakan kekhasan diri mereka.

Baca Juga : Kenapa Standar Kecantikan Harus Diartikan Kembali?

Skincare Sebagai Investasi Periode Panjang

Berlainan dengan perintisnya, Generasi Z lebih konsentrasi pada kesehatan kulit dibanding sekedar performa. Mereka menyaksikan skincare tidak cuma sebagai kegiatan rutin harian, tapi sebagai investasi periode panjang untuk kesehatan kulit mereka.
Artikel di Harper’s Bazaar mengutamakan jika Generasi ini tambah condong cari produk skincare yang memiliki kandungan bahan natural serta ramah pada lingkungan.
Memakai tehnologi untuk keuntungan mereka, Generasi Z cari informasi produk skincare yang sesuai keperluan kulit mereka lewat basis online. Ini menggambarkan karakter krisis dan informasional yang menempel pada Generasi ini.

Inklusivitas Dan Representasi Dalam Kecantikan

Generasi Z mengutamakan inklusivitas dan representasi pada dunia kecantikan. Mereka menampik standard cantik yang sempit dan hargai keanekaragaman berbentuk, warna, dan ukuran.
Allure menulis jika banyak merk kecantikan mulai mengetahui keutamaan membuat produk yang sesuai untuk beragam tipe kulit dan etnis. Support pada pergerakan bodi positivity dan self-love makin bertambah di kelompok Generasi Z. Mereka tidak cuma cari produk kecantikan untuk tingkatkan performa fisik, tapi juga yang tingkatkan rasa optimis dan akseptasi pada diri kita.

Aktivisme Lingkungan: Kecantikan Berkesinambungan

Trend kebersinambungan tidak cuma mempengaruhi pola hidup, tapi juga masuk ke dunia kecantikan Generasi Z. Mereka aktif cari produk kecantik an yang ramah pada lingkungan dan memberikan dukungan perusahaan yang memiliki komitmen pada kebersinambungan. Menurut Elle, banyak merk kecantikan berpindah ke paket yang bisa didaur kembali dan kurangi pemakaian plastik.
Lebih dari itu, trend cantik dan perawatan diri Generasi Z ini menggambarkan semangat eksploratif, kreasi, dan kesadaran akan desas-desus penting. Mereka sudah mengubah pola kecantikan dari sekedar performa fisik menjadi gestur diri yang unik dan inklusif. Karena itu industri kecantik an tetap harus menyesuaikan untuk penuhi keperluan dan beberapa nilai Generasi ini, membuat produk yang tidak cuma percantik, tapi juga memberikan pengalaman memiliki makna.