Tag: merawat kuku

Menjaga Kuku Kaki Tetap Bersih Dan Sehat


Menjaga Kuku Kaki Tetap Bersih Dan Sehat – Tidak banyak yang mengetahui langkah yang betul bersihkan kuku kaki agar Tetap bersih dan terbebas dari kotoran. Kebersihan kuku kaki sering diacuhkan oleh beberapa orang. Karena, kaki menjadi sisi lebih tertutup dibanding tangan. Cukup banyak orang lebih konsentrasi pada kuku tangan dibanding kuku kaki. Walau sebenarnya, kuku kaki lebih beresiko alami masalah, seperti infeksi jamur pada kuku kaki.

Dikutip dari Republika, Pakar penyakit kaki dan pakar bedah kaki bersertifikasi, Bruce Pinker, menjelaskan bila satu bulan tidak dipotong, dapat tumbuh ke dan menjadi permasalahan. Ia menjelaskan bila  jemari kaki terkena jamur atau ragi, dan tidak dipotong dengan teratur, infeksi bisa menebar dan mengakibatkan jamur kaki dan kemungkinan selulitis.

Baca Juga : Ingin Punyai Muka Awet Muda? Ikuti 11 Langkah Perawatan Ini!

Berikut Panduan Menjaga Kuku Kaki Tetap Bersih Dan Sehat

1.Merendan kaki

Memendam kaki sama air hangat dan garam bisa menjadi jalan keluar yang akurat.

Langkah ini dipercayai bisa menolong kurangi produksi keringat berlebihan dan membuat kaki menjadi tidak mudah lembap.

2.Menjaga Kebersihan Kuku Kaki

Jemari tangan atau kuku kaki jemari bisa menjadi tempat berkumpulnya kotoran bila tidak rajin dibikin bersih. Oleh karenanya, kamu harus memastikan untuk teratur menggunting kuku kaki. Tidak cuma itu saja, membersihkan kulit mati yang keras dari kakimu memakai pelit kaki. Karena, kulit keras bisa menjadi benyek dan halus saat basah, yang cuma menjadi tempat di mana bakteri sukai hidup.

3.Memakai Antiperspirant

Tidak cuma badan yang memakai antiperspirant, sisi kaki perlu untuk menolong kurangi berbau, terutama pada jempol kaki.

4.Menjaga Kebersihan Sepatu Dan Kaus Kaki

Sepatu atau kaus kaki yang kamu pakai bisa menjadi argumen mengapa kakimu menjadi berbau. Seharusnya kamu menukar kaus kaki minimal sekali satu hari. Disamping itu, tentukan bahan kaus kaki yang bisa menyerap kelembapan di kaki dan mengawasinya Tetap kering. Kamu harus juga menghindar dari menggunakan sepatu yang masih sama 2 hari beruntun untuk biarkan udara dalam sepatu keluar.

5.Rajin Membersihkan Kaki

Sama seperti dengan kaki yang berbau, jika jempol bau perlu teratur dibikin bersih.

Cuci kaki termasuk antara jemari dan jari-jari sama air atau sabun antibakteri sampai bersih. Kerjakan langkah ini minimum sekali satu hari, khususnya sesudah memakai sepatu selama seharian.

Dampak Menggunakan Alas Kaki Bagi Kesehatan Kuku

Supaya kuku kaki Tetap sehat, penting untuk memerhatikan pemakaian alas kaki atau sepatu yang akurat. Gunakan sepatu yang cocok dan nyaman di kaki. Jauhi sepatu yang terlampau sempit atau biarkan kuku kaki terlampau panjang. Lihat supaya  tidaklah sampai sentuh ujung sepatu sisi dalam.

Waktu beli alas kaki atau sepatu, pilih sepatu yang dibuat berbahan berkualitas seperti kulit atau kanvas dan memiliki perputaran udara yang bagus. Udara yang masuk ke dalam tempat kaki bisa menjaga kaki Tetap kering dan menghambat munculnya jamur kuku.

Jauhi menggunakan sepatu yang masih sama lebih dari dua hari, lantas taruh sepatu Anda pada kondisi kering dan tidak lembap. Satu poin utama yang penting Anda kerjakan sebagai langkah menjaga kuku, yakni menukar kaus kaki Anda tiap hari. Gunakan kaus kaki katun yang tidak mengakibatkan kaki lembap.

Bila Anda ada di kolam renang atau lokasi yang basah, pakai sandal capit buat menghambat infeksi yang karena masuknya jamur kekuku Anda.

Disamping itu, konsumsi makanan sehat dengan gizi imbang bisa menolong kaki tumbuh kuat dan sehat. Anda dapat konsumsi suplemen biotin untuk tingkatkan ketebalan dan menghambatnya menjadi ringkih.

Langkah menjaga kaki yang pas akan membuat kaki kelihatan sehat, elok dan nyaman waktu melakukan aktivitas. Bila muncul permasalahan pada, Anda dapat konsultasi sama dokter specialist kulit untuk memperoleh pengatasan selanjutnya.

13 Ciri-ciri Kuku Tidak Sehat Dapat Jadi Pertanda Penyakit

13 Ciri-ciri Kuku Tidak Sehat Dapat Jadi Pertanda Penyakit– Untuk beberapa orang, khususnya wanita, keelokan kuku penting untuk mendukung performa. Sementara, cukup banyak juga orang yang memandang performa kuku tidak begitu penting untuk jadi perhatian.

Mereka condong cuek dengan keadaan kukunya. Bahkan juga, kuku jarang-jarang dibikin bersih dan kesehatannya tidak terurus.

Walau sebenarnya, kesehatan kuku menjadi tanda ada penyakit atau keadaan klinis tertentu yang dirasakan badan.

Di bawah Ini 13 Penyakit Yang Dapat Disaksikan Dari Keadaan Kuku

1. Kuku Kelihatan Pucat

Kuku yang sehat akan kelihatan warna merah muda dengan warna sedikit gelap pada bagian pinggirnya. Kebalikannya, beberapa ciri kuku kurang sehat ialah kuku dan ujung jemari warna pucat.

Keadaan ini dapat terjadi karena minimnya konsumsi darah ke ujung anggota badan. Satu diantara pemicunya ialah anemia, yakni keadaan minimnya kandungan protein sel darah merah pengangkut oksigen alias hemoglobin (Hb).

Permasalahan jantung dapat menjadi pemicu kuku dan ujung jemari pucat. Karena, keadaan ini membuat jantung tidak mampu memompa darah ke ujung jemari dan kuku.

2. Kuku Warna Putih

Berlainan dengan warna pucat, leukonikia ialah keadaan saat kuku warna putih atau mempunyai bintik putih. Bila bintik putih lenyap sendiri, mungkin keadaan ini disebabkan karena trauma atau bentrokan pada kuku.

Sementara, bintik putih yang tidak juga lenyap dapat menjadi tanda kamu kurang gizi atau ada infeksi jamur pada kuku.

3. Kuku Kebiruan

Contoh kuku kurang sehat ialah kuku warna kebiruan. Jaringan kebiruan mengisyaratkan badan kekurangan oksigen. Keadaan ini sama muka kebiruan, dibarengi napas sesak karena kurang oksigen.

Bisa saja, ada keadaan yang mengakibatkan kamu kekurangan oksigen hingga kuku membiru. Penyakit disaksikan dari kuku biru, contohnya permasalahan paru-paru atau jantung.

4. Kuku Kekuningan

Kuku kekuningan dapat menjadi tanda permasalahan kesehatan. Penyakit yang dapat mengakibatkan kuku kuning, mencakup psoriasis, masalah paru-paru, permasalahan tiroid, masalah hati atau liver, atau infeksi jamur pada kuku.

5. Garis Hitam Pada Kuku

Jika ada garis hitam vertikal di atas kuku kamu, seharusnya selekasnya kontrol ke dokter. Dapat menjadi kamu menderita kanker jaringan kulit melanoma.

Melanoma ialah tipe kegarangan yang termasuk agresif dan susah dikalahkan. Walau demikian, dengan analisis awal dan pengatasan yang pas, pasien melanoma punyai angka keinginan hidup yang lebih bagus.

Baca Juga : Langkah Menjaga Kuku Sesudah Nail Art Agar Tidak Rontok

6. Kuku Kering, Pecah-Pecah, atau Ringkih

Infeksi jamur pada kuku dapat mengakibatkan kuku pecah dan kekuningan. Infeksi jamur kuku adalah tipe penyakit yang susah sembuh. Penyembuhan infeksi jamur pada kuku memakan waktu yang lumayan lama.

Jika kuku pecah alami abnormalitas bentuk, seperti kering, ringkih, atau bergelombang, ini mengisyaratkan ada permasalahan dalam tubuh. Penyakit tiroid kerap kali diduga menjadi pemicu abnormalitas bentuk kuku itu. Disamping itu, minimnya elemen nutrisi, seperti vitamin dan mineral bisa juga menjadi pemicunya.

7. Kuku Berwujud Cakar

Banyak lanjut usia mungkin tak lagi teratur menjaga kukunya. Pada akhirnya, jaringan kuku juga menebal, meliuk, dan berbeda warna menjadi kekuningan.

8. Kuku Berwujud Cengkung atau Cembung

Pada keadaan sehat, permukaan kuku lembut dan berwujud sedikit cembung. Peralihan keadaan ini dapat mengisyaratkan ada permasalahan kesehatan.

Contoh kuku yang kurang sehat berwujud cengkung seperti sendok. Kuku cengkung alias koilonikia adalah tanda-tanda anemia defisiensi zat besi.

Selainnya anemia defisiensi zat besi, penyakit yang dapat disaksikan dari kuku cengkung, mencakup masalah peranan jantung, penyakit lupus eritematosus, dan keadaan hormon tiroid yang terlampau rendah (hipotiroid).

Jika bentuk kuku dan jemari kamu terlampau cembung, karena itu kemungkinan pemicunya ialah minimnya oksigen menahun. Menurut American Academy of Dermatology Association (AADA), keadaan ini dapat disebabkan karena masalah jantung dan permasalahan paru, seperti infeksi, radang, atau kanker. Kuku cembung dan ujung jemari yang jadi membesar disebutkan clubbing.

9. Pangkal Kuku Lebam

Pangkal kuku lebam dibarengi kemerahan dan rasa ngilu kemungkinan disebabkan karena ada kuku sisi dalam yang menyerang jaringan kulit. Ini mengakibatkan infeksi.

Di Indonesia, keadaan ini tambah akrab dikenali sebagai cantengan. Selainnya cantengan, infeksi dalam tubuh karena penyakit lupus eritematosus bisa juga mengakibatkan bengkak kuku.

10. Kuku Habis Tergigit

Kuku yang terlampau pendek dan berwujud tidak teratur dapat disebabkan karena rutinitas menggigit kuku. Siapa kira, rutinitas ini dapat menjadi tanda ada permasalahan psikis seperti masalah kuatir.

Pasien masalah kuatir umumnya menggigit kuku untuk kurangi rasa kuatir saat bertemu dengan keadaan tertentu. Keadaan ini seharusnya ditanyakan ke professional, seperti psikiater supaya memperoleh pengatasan yang akurat.

11. Garis Beau di Kuku

Garis Beau atau garis yang menghampar pada permukaan kuku ialah hal yang umum terjadi. Keadaan ini tidak mencelakakan menjadi kamu tidak butuh cemas.

Garis Beau muncul karena ada perubahan kuku yang berhenti. Berhentinya perubahan kuku bisa disebabkan karena berbagai hal, seperti infeksi kuku atau efek kemoterapi.

12. Kuku Seperti Sundul Domba

Onychogryphosis atau kuku seperti sundul domba ialah beberapa ciri kuku kurang sehat. Berdasar jurnal Skin Appendage Disorders, keadaan ini mengakibatkan kuku tumbuh terus dan menebal sampai seperti sundul domba.

Onychogryphosis dapat muncul karena mempunyai keluarga dengan kisah penyakit kuku sama. Selainnya di turunkan dalam keluarga, keadaan ini bisa juga muncul karena penyakit psoriasis, yakni infeksi kulit karena perkembangan sel-sel kulit yang terlampau cepat. Penderita psoriasis mempunyai kemungkinan semakin lebih besar alami onychogryphosis.

13. Nail-Patella Syndrome

Sindrom patella kuku atau nail-patella syndrome (NPS) ialah keadaan genetik sangat jarang yang bisa mengakibatkan permasalahan pada kuku, tulang, dan ginjal. Keadaan ini mengakibatkan kuku lenyap, kurang berkembang, berbeda warna, terbelah, bergerigi, atau berlubang.

Ibu jemari ialah lokasi yang tersering terkena sindrom patella kuku. Sisi kuku yang lain lebih jarang-jarang alami nail-patella syndrome.

Ringkasan

Saat ini, kamu sudah mengetahui beberapa macam penyakit yang dapat disaksikan dari keadaan kuku, kan? Pertanda penyakit di kuku jangan diacuhkan. Untuk ketahui penyakit penyebab kuku kurang sehat, diskusikan secara langsung sama dokter specialist kulit, ya!

Langkah Menjaga Kuku Sesudah Nail Art Agar Tidak Rontok

Langkah Menjaga Kuku Sesudah Nail Art Agar Tidak Rontok – Langkah menjaga kuku supaya sehat sesudah nail art sebetulnya bukan kasus yang susah, cuma diperlukan kesabaran dan ketekunan saja. Pastikan saat sebelum membuat nail art kuku pastikan ujung kuku, kutikula dan permukaan kuku asli telah dibereskan.
Lalu, apa yang harus dilaksanakan supaya kuku sesudah nail art tidak rontok? Baca ulasannya di sini.

Dampak Negatif Memakai Nail Art

Nail art memang menjadi jalan ninja beberapa orang untuk tingkatkan performa. Dari design sederhana sampai sulit, nail art dapat membuat performamu semakin oke. Tetapi, tahukah kamu jika dibalik daya tariknya, nail art dapat bawa dampak negatif pada kuku?

Masalahnya kuku yang kerap dihias, khususnya yang menggunakan nail gel, menjadi dry dan cracky. Ini disebabkan karena bahan kimia yang ada pada cat kuku, dan prosesnya yang dapat menghancurkan susunan keratin kuku.

Disamping itu, penggunaan lem dan aseton untuk memasangkan dan melepaskan nail art bisa jadi memperburuk keadaan kuku. Karena, lem yang memiliki kandungan bahan kimia keras dapat membuat iritasi kulit disekitaran kuku, khususnya jika kamu mudah alergi. Dan aseton yang memiliki sifat keras, dapat hilangkan minyak alami kuku, ngebuat makin dry dan cracky.

Baca Juga : 11 Referensi Nail Art Sederhana Menawant yang Dapat Kalian Coba!

Langkah Menjaga Kuku Sesudah Nail Art

Kunci nail art sebetulnya ialah kuku yang sehat. Karenanya, penting untuk lakukan perawatan kuku sesudah lakukan nail art.
Meski begitu, pastikan untuk waspada supaya kuku cantikmu tidak rontok.
Berikut langkah menjaga kuku sesudah nail art secara betul supaya masih tetap sehat.

1. Lembabkan Kuku

Satu diantara langkah menjaga kuku setrlah nail art ialah lembabkan kuku. Karena efek dari nail art ialah kuku yang dry dan cracky. Supaya terbebas dari permasalahan itu, pastikan untuk memakai pelembab kuku secara periodik
Terdapat beberapa pilihan yang sesuai kemauan, tetapi pastikan memiliki kandungan bahan alamiah seperti shea butter, cocoa butter, atau vitamin E. Kemudian pulaskan pelembab kuku pada semua permukaan kuku dan kutikula, pijat halus supaya faedahnya maksimal.
Informasi penting dihidangkan dengan urutan
Saksikan Breaking News
Walaupun kuku berasa kering pastikan tidak untuk bersinggungan sama air lebih dulu sepanjang tiga jam. Ini penting supaya cat kuku tidak terkelupas, sesudah susah-payah dirias benar-benar elok.

2. Perkokoh Kuku

Kuku yang kerap di nail art umumnya mudah patah karena benar-benar ringkih.
Untuk menanganinya bisa ditolong dari dalam dengan konsumsi makanan yang kaya mineral dan vitamin seperti vitamin B, kalsium, dan zinc.
Disamping itu bisa memakai vitamin dan suplemen beri khusus yang ada di beberapa toko kosmetik untuk perkuat kuku. Vitamin ini penting, khususnya untuk yang kerap memakai nail art ini, apalagi tiap hari.

3. Menggunakan Hand Krim

Panduan seterusnya yang juga sangat penting kembali ialah memakai hand krim yang bisa dibeli gampang di toko kosmetik atau salon berlangganan. Hal untuk menjaga supaya kutikula tidak kering dan pecah.
Permasalahan itu benar-benar mengusik performa kuku yang di nail art karena membuat kuku kelihatan lusuh dan kurang sehat.
Oleh karenanya, janganlah lupa untuk memakai hand krim secara periodik untuk menjaga kehalusan dan kesehatan tangan dan kutikula.