Beragam Tipe Operasi Plastik Untuk Muka – Dengar istilah Oprasi plastik atau operasi plastik, tentu Anda segera menyangkutkannya lewat proses mengganti anggota badan tertentu supaya terlihat makin memikat. Walau sebenarnya, cabang kedokteran Oprasi plastik mempunyai ruang cakup yang luas berkaitan beragam tipe operasi plastik. Selainnya percantik diri, merekonstruksi buat membenahi bentuk badan yang rusak ialah tujuan yang lain.


Oprasi plastik sendiri adalah cabang pengetahuan kedokteran yang fokus pada pembaruan kumpulan sel tubuh atau kulit yang rusak atau cacat karena keadaan tertentu, contohnya cedera bakar, kecelakaan, tumor, dan penyakit bawaan semenjak lahir. Selainnya membenahi bentuk badan yang rusak atau cacat, perlakuan Oprasi plastik kerap dilaksanakan untuk mengganti anggota badan agar kelihatan tambah menarik (keperluan estetik).

Mempunyai bentuk muka yang prima menjadi dambaan bukan hanya untuk golongan wanita saja. Golongan lelaki juga ikhlas keluarkan dana yang fenomenal untuk memperoleh bentuk muka yang dapat menambahkan keyakinan diri mereka. Sisi muka mana saja yang dapat diperbarui untuk mendukung performa? Seperti apakah bentuk muka bagus yang umumnya diharapkan?

Baca Juga : 10 Faedah Air Mawar Untuk Menjaga Kecantikan Kulit

Berdasar sebagian pakar Oprasi plastik di Indonesia, muka bagus salah satunya mempunyai susunan berikut di bawah ini.

  • Panjang muka sama dengan 3x panjang hidung
  • Lebar satu mata sama dengan lebar jarak di antara ke-2 mata
  • Bibir atas dan bibir bawah mempunyai kelebaran yang masih sama
  • Alis simetris sesuai garis hidung
  • Lebar di antara garis bawah mata dan garis atas mata, sama dengan lebar di antara garis atas mata dan alis
  • Pangkal alis segaris dengan ujung mata sisi dalam (dekat hidung)
  • Lebar muka (melewati pipi) sama dengan 2x panjang hidung

Tetapi apa itu menjadi dasar jika yang mempunyai muka bagus itu termasuk elok? Belum pasti, karena kecantikan tidak selamanya berdasar bentuk muka yang prima.

Beragam Proses Oprasi Plastik Muka


Walau begitu, benar ada bagian-bagian dari muka yang bisa diganti lewat proses Oprasi plastik supaya untuk mendukung performa seorang. Sejumlah proses Oprasi plastik yang sering dilaksanakan oleh beberapa orang berikut di bawah ini.

1. Hidung


Operasi pada hidung (rhinoplasty) adalah proses operasi plastik untuk membenahi atau mengganti bentuk hidung. Operasi pada hidung dilaksanakan untuk mengganti ukuran hidung, baik memperkecil ukuran (nose reduction) atau membesarkan ukuran (nose augmentation), mengganti bentuk pada bagian pangkal atau pucuk hidung, mengganti pojok di antara hidung dan bibir atas, membenahi bentuk hidung yang karena cacat lahir atau luka, atau dapat juga untuk menolong membenahi permasalahan pernafasan.

Bentuk hidung yang bagus untuk tiap orang berbeda. Hidung yang terlampau mancung dapat menjadi buruk. 

Hidung Ideal


Bila berbicara mengenai hidung bagus, satu diantara pakar Oprasi plastik di Indonesia menerangkan jika hidung yang bagus ialah hidung yang serasi disaksikan dari terlihat depan dan terlihat samping. Disaksikan dari terlihat depan, karena itu lebar hidung lebih kurang sama dengan lebar satu mata. Dan terlihat samping, umumnya panjang hidung ialah sepertiga panjang muka.

Sementara itu untuk tinggi hidung yang bagus, untuk wanita, pojok dari kening ke nose bridge sejumlah 100-110 dan untuk lelaki sekitaran 115-135. Dan pojok di antara collumela dengan philturm dan bibir untuk wanita sebesar 90-95 dan untuk lelaki sebesar 95-106.

Pakar Oprasi plastik yakin jika mempertinggi hidung dengan memasangkan implant itu juga ada seninya. Untuk wanita, contohnya, ditaruh sesudah lekukan di bawah dahi, jangan cocok di lekukan hidung supaya tidak berpembawaan seperti avatar.

Lakukan rhinoplasty atau tipe proses Oprasi plastik yang lain itu dapat dimisalkan menjahit, dokter Oprasi plastik ialah tukang jahit dan pasien ialah berbahan. Perumpamaan itu terkenal di kelompok dokter Oprasi plastik. Jika berbahan kecil jangan meminta pakaian yang lebih besar, atau meminta gaun justru dibuatkan celana panjang. Demikian juga dengan hidung.

Apabila sudah mancung jangan ditambah dengan implant. Bisa hidungnya telah mancung tetapi karena panduan atau pucuk hidung yang lebih besar hingga kelihatan tidak mancung . Maka yang diperbarui ialah tipnya.

 

2. Kelopak mata


Bentuk mata dambaan tiap orang berbeda dan memiliki sifat benar-benar subyektif. Dahulu bentuk mata ras Kaukasian sempat jadi trend. Ras Asia bahkan juga inginkan bentuk kelopak mata yang lebih besar seperti ras Kaukasian.

Akhir-akhir ini trend berbeda serta lebih sesuaikan dengan watak Asia, walau ganda eyelid masih tetap menjadi opsi favorite tetapi dibikin tidak besar. Formasi mata yang bagus itu berbeda tiap ras, baik ras Kaukasian atau ras Asia. Ada perhitungan pembagian mata sebagai standard rerata secara statistik sama sesuai standard masing-masing ras.

Mata Bagus


Elok dan menarik itu bergantung dari pemahaman orang masing-masing. Karenanya, tidak ada yang tidak menarik dari mata sipit atau besar. Semua menarik, bergantung dari langkah seorang itu dalam mempersepsikan menarik atau mungkin tidak.

Ada pasien yang mengeluhkan karena tidak memiliki lipatan kelopak , karena itu bisa dilaksanakan perlakuan pembangunan kelopak mata atas. Begitupun pasien dengan kelopak mata turun dan kantong mata, bisa dilaksanakan perlakuan operatif untuk melakukan perbaikan dengan operasi kelopak mata bawah dan atas.

Tipe operasi plastik untuk kelopak mata, dikenali istilah blepharoplasty, ialah proses yang sudah dilakukan untuk hilangkan kulit atau kurangi lemak pada kelopak mata. Tujuan dilaksanakan perlakuan ini selainnya untuk membenahi performa, untuk membenahi lega pandang. Operasi kelopak mata dapat membuat seorang kelihatan lebih muda. Disamping itu, proses ini bisa juga membenahi kulit yang lembek di bagian bawah mata atau hilangkan kantong mata.

 

3. Bibir


Mempunyai bibir berisi dan tebal untuk beberapa orang dipandang cantik dan seksi. Makin cantik bentuk bibir, makin cantik senyum seorang. Karakter bibir yang cantik ialah bibir bawah yang tebal dengan garis bibir yang terang. Panjang bibir harus sesuai jarak mata kiri ke kanan dan pojok bibir harus enteng saat diangkat. Sekarang ini, bibir yang sarat dengan batasan bibir yang tegas tetap menjadi trend.

Standard Bentuk Bibir

Untuk mereka yang mempunyai bibir tipis, tambahan volume bibir bisa membuat bibir jadi lebih berisi dan sensual. Untuk mereka yang memiliki bibir terlampau tebal, pengurangan volume bibir menjadi salah alternative yang dapat dilaksanakan supaya terbentuk bibir yang bagus. Tetapi standard bibir yang seksi dan menarik tentu saja benar-benar subyektif dan ikuti trend.

Menurut hasil riset yang sudah dilakukan satu kelompok periset sesudah menganalisis photo mode spread yang termuat dalam majalah Vogue dalam waktu 50 tahun, bibir yang bagus dan paling diharapkan wanita ialah lebih tebal pada bagian bawah dibanding sisi atas. Riset yang sudah dilakukan University of California ini temukan, bentuk bibir yang umum dan banyak ada di majalah ialah yang rasionya 0.68. Maknanya, beberapa wanita sebagai mode Vogue rerata mempunyai pembagian bibir lebih tebal 47 % pada bagian bawah.

Pengurangan Atau Tambahan Volume


Ada dua tipe metode operasi plastik untuk memperoleh bibir yang cantik, yakni tambahan volume atau pengurangan volume bibir. Untuk bibir tipis dan asimetris bisa dilaksanakan perlakuan nonoperatif seperti filler atau augmentasi operatif dengan fat graft atau penanaman implant.

Proses yang sudah dilakukan diantaranya dengan menyuntikan lemak yang dari badan ke bibir, umumnya lemak itu diambil sebagai sisi dari proses liposuction yang diutamakan untuk pembesaran bibir. Lemak yang diambil umumnya dari perut atau dari pantat. Langkah lain dengan memakai dermis atau sisi dari kulit yang dipakai sebagai graft.

Dan buat mereka yang mempunyai bibir terlampau tebal bisa dilaksanakan perlakuan reduksi bibir atau pengurangan volume bibir. Pada metode ini, jaringan bibir yang dipandang berlebihan akan dibuang irisan di wilayah atas atau bawah bibir.

Pada umumnya, tipe operasi plastik ini bisa memerlukan waktu lebih kurang 60 menit dan dilaksanakan anestesi lokal. Bengkak dan sisa cedera yang ada akan lenyap sesudah 7 hari sesudah operasi.

Larangan yang perlu ditempuh pasien sebelum dan setelah operasi ialah tidak merokok dan konsumsi alkohol, vitamin E, herbal, dan jamu yang bisa mencairkan darah sepanjang dua minggu. Janganlah lupa, jauhi obat-obat pencair darah seperti aspirin clopidogrel dan lain-lain sepanjang 5 hari saat sebelum operasi. Sama seperti dengan proses Oprasi pada mata, pasien diharuskan kontrol minimum satu minggu sesudah operasi untuk mengusung jahitan dan penilaian saat operasi. Hasil optimal pada operasi pada bibir kelihatan di bulan ke 3 pasca-operasi.

4. Dagu


Dagu adalah elemen khusus di bagian bawah muka hingga memegang peranan penting dalam performa dan serasi muka keseluruhannya. Bentuk dagu yang imbang dan simetris akan menarik dengan seni.

Dagu adalah aspek terpenting pembentuk watak muka. Untuk contoh, dagu yang pendek akan tampilkan kesan-kesan halus dan feminin, dan dagu yang mencolok memberikan kesan-kesan kuat dan tegas.

Standard Bentuk Dagu


Walau tidak ada dasar yang jelas untuk bentuk dagu yang bagus, tiap orang khususnya golongan wanita inginkan mempunyai bentuk dagu yang serasi dengan bentuk mukanya. Warga mempunyai opsi yang berlainan berkenaan bentuk dagu, dan opsi ini bisa berbeda oleh waktu, bangsa, dan ras. Untuk tren dagu yang lancip akan memberikan penampilan muka lebih tirus, namun masih tetap harus disamakan pembagian muka.

Dagu disebutkan cantik jika sesuai pembagian muka segi atas, tengah, dan bawah. Posisi dagu yang bagus ialah jika sejajar dengan titik pucuk hidung. Bila pasien mempunyai bentuk dagu yang menurut dia kurang cantik atau mungkin tidak simetris, karena itu dokter Oprasi perlu lakukan penilaian lebih dulu, untuk pastikan apa profile dagu itu terkesan kurang ataupun lebih (terlampau mencolok).

Chin Augmentation, mentoplasty, atau tipe operasi plastik pembangunan dagu ialah proses pembandinghan untuk membuat lagi dagu, baik sama tambahan implan atau pengurangan/pengikisan pada tulang.

Untuk dagu yang kurang mencolok atau mungkin tidak simetris, perlakuan yang bisa ditangani, dimulai dari yang sederhana yakni dengan filler. Disamping itu, perlakuan agresif dengan penempatan implan atau operasi menggunting sisi dagu dan geser di depan dan difiksasi plate.

Dan implan dagu adalah opsi untuk pasien yang inginkan profile dagu lebih panjang atau semakin maju, disamakan keperluan pasien, dengan yang bisa lebih cepat, relatif sederhana dan memberi hasil tetap. Tidak ada standard khusus dalam pemilihan implant dagu, yang penting diperhitungkan ialah apa pasien mempunyai masalah di posisi gigitan rahang bawah dan atas (maloklusi). Bahan untuk implan dagu yang umum dipakai ialah silikon padat, high-density polyethylene (HDPE), atau Gore-Tex dan hydroxyapatite.


Proses Dan Efek


Saat sebelum operasi dilaksanakan, pasien akan memperoleh pemeriksaan dengan terinci dari posisi rahang, tulang-tulang muka, dan organ dan susunan lain dari muka. Operasi dilaksanakan pemangkasan secara horizontal dan atau vertikal dari sisi yang dibutuhkan untuk capai bentuk rahang yang simetris dan imbang. Untuk mereka yang memerlukan implan, cedera bisa dibikin dalam mulut atau di bawah dagu. Selanjutnya implan terpasang. Implan yang terpasang bisa digembok screw, tetapi ada juga yang tidak. Durasi waktu operasi di antara 1-2 jam.

Di dalam 1-2 minggu saat sebelum operasi, pasien harus stop konsumsi vitamin C dan E untuk kurangi dampak negatif pendarahan. Sebelum dan setelah operasi, pasien harus stop merokok dan konsumsi minuman mengandung alkohol supaya proses pengobatan operasi berjalan dengan baik.

RS Omni umumnya merekomendasikan pasien untuk makan makanan lunak pasca-operasi, menjaga kebersihan mulut, dan tidak bekerja berat sepanjang dua minggu. Untuk hasil operasi umumnya akan secara langsung kelihatan, tetapi semakin lebih terang di atas 1 bulan pasca-operasi, sesudah lebam berkurang.

Umumnya ada efek dan dampak negatif dari proses ini ibarat masalah saraf sensoris yang umumnya memiliki sifat sementara, iritom, lekuk di antara bibir dan dagu yang dalam, pinggir yang ireguler, asimetri, dan ptosis dagu.

5. Rahang


Tidak cuma hidung, mata, bibir, dan dagu, rahang menjadi satu diantara sisi muka yang mempunyai daya magnet tertentu dan menjadi satu kesatuan performa seseorang. Sebagai sisi dari performa bawah muka, rahang bawah ikut berperanan dalam memberikan watak muka seorang. Ide bentuk rahang yang cantik bervariatif antara barisan kultur yang berlainan.

Bentuk rahang, khususnya pada wanita Asia, yang ramping dan muka oval banyak disukai beberapa orang karena memberikan kesan-kesan menarik. Bila wanita mempunyai rahang kotak, maka memberikan kesan-kesan muka yang keras, maskulin, dan tidak menarik.

Jaw contouring


Bila ada orang merasa mempunyai bentuk rahang yang kurang cantik atau mungkin tidak simetris atau terlampau kotak, kami dari RS Omni umumnya merekomendasikan supaya lakukan diskusi lebih dahulu sama dokter Oprasi untuk dilaksanakan pemeriksaan. Perlu dikenal baik permasalahan berkenaan rahang sebagai keluh kesah pasien. Disamping itu perlu dipelajari terlebih dahulu jaringan lunak di atas rahang, seperti otot masseter dan buccal fat.

Jaw Contouring atau pembangunan rahang bermanfaat untuk membenahi susunan rahang dengan mereposisi rahang sisi atas(maxilla) dan rahang sisi bawah (mandibula) hingga akan memberi hasil pembagian muka yang imbang. Untuk memberikan dampak muka lebih halus pada rahang yang kotak dapat dilaksanakan pemangkasan pojok rahang. Pada pasien dengan sisi bawah muka yang penuh, pada otot masseter yang tebal bisa dilaksanakan pemangkasan beberapa otot dan eksisi buccal fat.