7 Tanda Skin Barrier Rusak dan Langkah Sederhana Untuk Menyembuhkannya – Sudah pernahkah kamu dengar istilah skin barrier? Pada dunia kecantikan, skin barrier seringkali diulas dan kerap disentil saat proses perawatan kulit.
Bahkan juga ada banyak skincare yang dibuat untuk menolong membenahi permasalahan skin barrier.
Lantas sebetulnya apa sich pemahaman dari skin barrier?
Skin barrier atau kerap disebutkan acid mantle adalah susunan paling luar dari kulit atau stratum korneum yang berperan membuat perlindungan dan memberi kelembapan alami di kulit.
Baca juga : Fungsi Probiotik Untuk Kecantikan dan Perawatan Kulit
Berikut Tanda Tanda Skin Barrier Kamu Rusak
Karena berperan membuat perlindungan dan memberi kelembapan, skin barrier sudah tentu menjadi garda khusus membuat perlindungan kulit kamu.
Nach, oleh argumen tersebut skin barrier sering gampang alami kerusakan karena banyak hal.
Tentu saja dalam artikel berikut, akan memberi pembahasan masalah skin barrier dimulai dari pertanda kerusakannya dan bagaimana untuk menghambat dan menyembuhkannya.
Diawali dari mengenal lebih dulu beberapa ciri skin barrier rusak, yok.
1. Kulit Menjadi Kemerahan
Pertanda skin barrier mulai alami kerusakan ialah diikuti timbulnya kulit kemerahan.
Kulit kemerahan ini muncul karena pemakaian skincare yang membuat iritasi seperti acids, retinol, vitamin C, dan butiran scrub yang kasar.
Hal tersebut karena bahan aktif itu termasuk dalam kandungan yang keras. hingga kulit kamu menjadi iritasi.
2. Kulit Kerap Berasa Gatal
Selainnya alami pertanda kemerahan, ciri-ciri skin barrier yang mulai rusak ialah kulit mulai berasa gatal.
Hal tersebut karena skin barrier mulai tipis hingga bakteri secara gampangnya segera masuk ke kulit sehingga berasa gatal.
Nach, untuk kurangi rasa gatal, kamu perlu memoleskan pelembap yang mempunyai formulasi menentramkan untuk mengompres sisi kulitmu yang gatal.
Tidak cuma mengimplementasikan pelembap, kamu pun tidak dianjurkan untuk memakai pencuci muka yang memiliki kandungan banyak busa.
Seharusnya dianjurkan untuk memakai pencuci muka yang tidak mempunyai kandungan paraben, supaya tidak jadi parah skin barrier kamu yang mulai rusak.
3. Terjadi Iritasi Kulit
Pertanda skin barrier rusak yang selanjutynya yaitu kulit mulai mengalami iritasi.
Hal tersebut karena, skin barrier adalah susunan paling atas sebagai perlindungan, saat susunan itu alami kerusakan, automatis akan mengakibatkan susunan dermis terpampang dan gampang teriritasi.
Umumnya, iritasi dikarenakan oleh gesekan atau beberapa bahan kimiawi dari skincare dan make up yang kamu pakai.
Nach, jika terjadi hal ini, kamu harus selekasnya konsultasi sama dokter kulit atau menukar skincaremu dengan skincare untuk kulit peka.
4. Kulit Berasa Lebih Kering
Pertanda skin barrier alami kerusakan selanjutnya ialah kulit berasa kering, dan lusuh.
Hal tersebut karena saat kulit kering, mengakibatikan berkurangnya kandungan kelembapan alami di kulit.
Akhirnya kulit menjadi tidak sanggup lakukan pergantian sel-sel kulit sebagaimana umumnya.
5. Kulit Muka Alami Hiperpigmentasi
Pertanda skin barrier rusak selanjutnya ialah alami hiperpigmentasi.
Ini umumnya terjadi pada kamu yang habiskan begitu banyak waktu melakukan aktivitas outdoor.
Hiperpigmentasi ini terjadi waktu kulit kamu mulai ada bintik-bintik gelap di kulit muka.
Bintik gelap itu ada karena skin barrier tidak dapat membuat perlindungan kulit dari pancaran cahaya matahari.
6. Kulit Gampang Alami Infeksi
Tidak cuma hiperpigmentasi, skin barrier yang rusak diikuti gampangnya terserang iritasi bakteri, virus, parasit, atau jamur sampai terjadi lebam.
Ini satu diantara beberapa ciri skin barrier rusak yang condong lebih kronis.
Untuk kasus berat semacam ini, bisa juga mengakibatkan permasalahan berat di kulit seperti infeksi kulit.
Umumnya kasus dengan skin barrier rusak seharusnya diatasi oleh dokter secara serius sebab bisa mengakibatkan cedera tetap.
7. Saat Terjadi Cedera, Pulihnya Menjadi Lama
Ciri-ciri skin barrier tidak sedang sehat yaitu saat kamu terserang cedera atau berjerawat, pulihnya condong lama.
Bahkan juga untuk menyembuhkannya memerlukan waktu yang lumayan lama.
Langkah Kembalikan Skin Birrier Kamu
Tetapi, kamu tidak butuh cemas, ada banyak panduan untuk kurangi skin barrier yang mulai rusak, yaitu seperti berikut.
1. Kembali lagi ke Basic Skincare
Satu diantara pemicu skin barrier rusak yaitu memakai tingkatan skincare yang terlalu berlebih.
Pada intinya, kulit tiap orang berbeda dalam memberi tanggapan pada sesuatu produk, satu diantaranya skincare.
Basic skincare yang sebetulnya cukup kamu aplikasikan dalam skincare teratur kamu yaitu hanya memakai pencuci muka, toner, dan pelembap.
Karena kebanyakan skincare lebih dari 3 tahap itu cuma akan membuat kulit kecapekan dan tidak bisa memberi hasil yang optimal.
Tetapi jika kamu masih sangsi, kamu bisa diskusi sama dokter kulit supaya skin barriermu segera makin membaik.
2. Memakai Pencuci Muka yang Halus
Langkah mengobati skin barrier yang rusak seterusnya dengan memakai pencuci muka dengan bahan halus.
Seharusnya kamu perlu menghindar dari pencuci muka yang mengandung busa yang banyak, hal tersebut karena memiliki kandungan detergen yang lebih tinggi dan pH yang lebih tinggi .
3. Menukar Serum dan Moisturizer untuk Skin Barrier
Paling akhir ialah menukar serum dan moisturizer.
Sebaiknya selekasnya menukar serum dan moisturizer yang memiliki kandungan ceramide untuk perkuat skin barrier.
Tidak cuma kandungan ceramide, kamu bisa memakai serum atau moisturizer yang memiliki kandungan glycerine untuk memberi kelembapan dan petrolatum atau mineral oil yang menjaga kelembapan kulit kamu.
Nach, tersebut barusan pertanda skin barrier yang rusak dan sejumlah panduan yang dapat kamu coba untuk kurangi skin barrier yang mulai rusak.
Mulai cintai kulitmu sedini mungkin, ya!
Leave a Reply